Proses Penerapan Tanggung Jawab Sosial bagi Perusahaan

tanggung jawab sosial perusahaan

Setiap perusahaan yang berdiri pastinya mempunyai tanggung jawab sosial. Sebab perusahaan tersebut berdiri ditempat banyak orang meskipun lahan tersebut sudah dibeli. Namun bukan berarti bisa abai dengan sekitar perusahaan. Tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility atau CSR) merupakan pendekatan bisnis dengan memberikan kontribusi. Untuk kontribusi sendiri adalah berupa pembangunan berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk seluruh yang berkepentingan. Komitmen CSR ini adalah untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal, serta berkontribusi meningkatkan kualitas kehidupan karyawan dan masyarakat. Perusahan besar atau yang sudah berdiri bertahun-tahun harus bisa memangku tanggung jawab ini untuk kesejahteraan masyarakat sekitar. Dengan adanya CSR ini tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat sekitar saja. Tetapi juga akan memberikan dampak positif kepada perusahaan itu sendiri. Dimana perusahaan tersebut akan dipandang lebih baik dan berkredibel.

8 Cara Penerapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Bagi perusahaan yang sudah lama memangku tanggung jawab ini, tentu tidak akan kesulitan untuk menjalankannya. Lain hal dengan perusahaan yang baru memulai menerapkan tanggung jawab sosial ini. Pastinya perusahaan tersebut akan sedikit kebingungan. Untuk menerapkan tanggung jawab sosial perusahaan sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa cara berikut ini.

  1. Mencari Tahu yang Sudah Dilakukan Perusahaan Lain

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah mempelajari dan mencari tahu contoh CSR yang sudah dilakukan sebelumnya. Perusahaan besar yang melakukan CSR dan mendapatkan feed back besar bagi mereka. Sebagai contohnya adalah LinkedIn yang pada hari Jum’at mengadakan InDay. Yang mana kegiatan ini melibatkan karyawannya dalam kegiatan social. Atau Starbucks dengan komitmennya yang meminimalkan dampak buruk lingkungan karena bisnis dari mereka. Riset ini bukan hanya bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana perusahaan melakukan tanggung jawab sosialnya. Tetapi juga akan membantu melihat secara lebih luas bagaimana caranya untuk mendapatkan dampak lebih besar.

  1. Memastikan Visi Sejalan Tujuan Perusahaan

Pastinya ketika melakukan aksi sosial ini ingin mendapatkan dampak yang nyata dan bisa langsung terasa manfaatnya oleh masyarakat sekitar. Namun sebenarnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebelum melakukan aksi sosial ini, harus tahu terlebih dahulu tujuan perusahaan. Apakah relevan dengan tujuan perusahaan atau tidak. Jika memang masih relevan, maka tidak masalah untuk melakukan kegiatan sosial seperti yang sudah direncanakan.

Sebagai contohnya, perusahaan Anda bergerak di bidang furniture, yang mana pastinya membutuhkan pohon untuk pembuatan furniture. Penerapan tanggung jawab sosial untuk perusahaan ini bisa dengan melakukan gerakan penanaman pohon dan meminimalkan pembuangan limbah. Untuk bisa mendapatkan hasil nyata memang membutuhkan waktu lama. Namun hal ini pastinya akan dihargai dibandingkan dengan menggunakan cara yang tidak sejalan dengan tujuan perusahaan. Anda pun bisa melibatkan karyawan dan klien besar dalam acara sosial ini.

  1. Menyiapkan Anggaran Perusahaan

Perlu diketahui dengan baik bahwa untuk memulai persiapan acara sosial ini tidak mudah. Pertama-tama harus dipastikan bahwa rencana ini disetujui oleh pihak-pihak terkait. Setelahnya membuat rancangan dan perkiraan biaya yang harus dikeluarkan untuk acara sosial ini. Sebab tidak mungkin acara berlangsung tanpa mengeluarkan anggaran perusahaan. Jika masih merasa kurang yakin dengan anggaran yang dipersiapkan. Anda bisa membuat perbandingan dengan anggaran CSR perusahaan lain. Dengan membuat rencana keuangan secara rinci, maka bisa membuat kesan baik tentunya. Selain itu perusahaan juga mempunyai tanggung jawab secara finansial untuk masa ini dan selanjutnya.

  1. Melibatkan Karyawan Langsung

Ada cara paling tepat untuk menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, yakni melibatkan langsung semua yang peduli. Misalnya dimulai dengan melibatkan karyawan ketika membuat rencana kegiatan, dengarkan inisiatif karyawan dan mengajak terjun langsung. Bisa jadi karyawan-karyawan ini mempunyai ide lebih realistis dan mudah untuk dilakukan secara bersama-sama. Cara ini juga bisa membuat antar karyawan atau antar perusahaan dengan warna lokal menjadi lebih akrab. Dengan begitu tidak akan ada kesenjangan sosial, dan bisa membuktikan bahwa perusahaan tersebut tidak akan mengancam keberlangsungan warga.

  1. Melakukan Promosi

Masyarakat sekitar tidak akan tahu bahwa perusahaan Anda melakukan kegiatan sosial tanpa promosi. Dengan melakukan promosi, bukan hanya masyarakat sekitar saja yang akan tahu bahwa perusahaan akan melakukan aksi sosial. Namun juga akan ada banyak orang jadi tahu dan terlibat di dalamnya. Hal ini tentunya akan menjadi hal paling baik agar acara tersebut akan berjalan lancar. Untuk melakukan promosi aksi sosial ini bisa memanfaatkan beberapa media. Misalnya media sosial (Facebook, Instagram, TikTok, dll) atau iklan TV. Sesuaikan promosi dengan target aksi sosial. Selain itu juga bisa menggunakan jasa brand ambassador yang bisa merepresentasikan aksi sosial tersebut.

  1. Teruslah Melakukan Promosi

Walaupun nantinya acara aksi sosial ini sudah selesai, bukan berarti bisa langsung menghentikan acara promosi. Ada baiknya tetap dilakukan dengan memberikan informasi mengenai kesuksesan dari acara tersebut. Contohnya seperti yang sudah dilakukan oleh Wardah. Meskipun acara yang dilakukan sudah selesai. Namun berita-berita mengenai kesuksesan CSR dari Wardah tetap ada untuk satu tahun ke depan sampai diadakannya lagi acara CSR tersebut. Untuk berita kesuksesan ini bisa dimuat di media sosial perusahaan, website, iklan TV atau media lainnya. Promosi yang berkelanjutan ini bisa menjadi teknik pemasaran baik untuk memupuk citra baik dari perusahaan. Jika ingin berpromosi, maka bisa dilakukan dengan memulai 3 hal terlebih dahulu. Yakni cara menunjukkan tujuan yang ingin dicapai, yang sudah dilakukan, dan hasilnya seperti apa.

  1. Mengetahui Apa yang Dibutuhkan Masyarakat Sekitar

Perusahaan tidak hanya menjaga kondisi alam saja, tetapi juga harus tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. Misalnya, masyarakat sekitar sudah banyak orang masuk usia produktif namun masih menganggur. Nah, Anda bisa melakukan recruitment dengan mendahulukan warga sekitar. Tetapi pastikan untuk memilih yang sesuai persyaratan perusahaan. Baik dari tingkat pendidikan sampai posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Selain merekrut untuk dijadikan karyawan, perusahaan juga bisa melakukan aksi lain. Misalnya mengadakan cek kesehatan gratis at yang lainnya.

  1. Melakukan Donasi Panti Jompo atau Panti Asuhan

Terdapat satu hal yang tidak kalah penting bagi perusahaan, yakni dengan menunjukkan kepedulian pada orang kurang beruntung. Sebagai contohnya adalah dengan melakukan donasi ke panti asuhan atau panti jompo. Untuk donasi yang diberikan pun bisa beragam macamnya. Mulai dari donasi uang, bahan kebutuhan pokok, dan masih banyak lainnya. Jika ingin melakukan donasi uang, Anda bisa melakukan penggalangan dana. Dengan begitu, akan ada banyak orang yang melakukan donasi dan nantinya bisa langsung disalurkan ke panti asuhan atau panti jompo.

Nah itulah beberapa cara penerapan tanggung jawab sosial bagi perusahaan yang bisa dilakukan. Dengan melakukan program ini, bukan hanya masyarakat sekitar saja yang akan mendapatkan dampak positif. Perusahaan yang menyelenggarakan acara tersebut pun akan mendapatkan dampak positif juga. Oleh sebab itulah, jangan ragu jika ingin melakukan aksi sosial atas nama perusahaan.